Tidak Ada Waktu Pensiun dalam Ibadah

Delete Permanently

Allah Ta’ala berfirman,

(وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ)
[سورة الحجر 99]

“Dan ibadahilah Rabb-mu sampai keyakinan (kematian) datang menjemputmu.”

Dan firman Allah,

(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ)
[سورة آل عمران 102]

“Wahai orang-orang yg beriman bertakwalah kepada Allah dengan ketaqwaan yang sesungguhnya dan janganlah kalian meninggal kecuali dalam keadaan Islam .”

✅ Maksudnya: Teruslah kalian melakukan ketaatan dan taqwa dan perpegang teguh dengan agama Allah dan istiqomah sampai ajal datang sedang kalian dalam keadaan Islam yaitu berserah diri kepada Allah dengan tauhid dan tunduk patuh kepada-Nya.

👆 Kedua ayat yg yang mulia diatas menjelaskan bahwa tidak ada batas akhir dan waktu pensiun dalm berubudiyah kepada Allah.

📚 Sebagian ulama salaf mengatakan,

“كن ربانيا ولا تكن رمضانيا”

“Jadilah anda seorang yg senantiasa taat kepada Rabb, dan jangan menjadi seorang yg hanya taat di musim Ramadhan.”

🍀 Semoga kita selalu istiqomah diatas Islam dan sunnah, amiin.

———————-

✍Muhammad Nur Ihsan

Pasar Baru Pangean
3 syawwal 1438/ 27 Juni 2017

www.aqidatuna.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *